Firli Bahuri Rekrut Eks Koruptor Jadi Penyuluh Anti Korupsi, Begini ‘Tamparan’ Keras Mantan Wakil Ketua KPK

LONCENGNEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana untuk menjadikan mantan koruptor sebagai penyuluh antikorupsi.

Advertisements

KPK di bawah pimpinan Firli Bahuri itu berharap dengan adanya kebijakan untuk merekrut mantan koruptor sebagai penyuluh antikorupsi itu mampu mengedukasi masyarakat mengenai pendidikan antikorupsi.

Keputusan KPK itu lantas menuai kecaman dan kritikan dari sejumlah kalangan, termasuk dari mantan wakil ketua KPK Bambang Widjojanto yang turut mengkritisi polemik tersebut.

Baca Juga:  Hasil Survei Spektrum: Ganjar dan Prabowo Bersaing Ketat pada Pilpres 2024, Anies Baswedan Bagaimana?

Hal ini disampaikan Bambang Widjojanto melalui cuitan akun Twitter pribadinya @KataBewe pada 21 Agustus 2021.

Bambang Widjojanto mengaku tidak habis pikir dengan kebijakan pimpinan KPK saat ini yang akan merekrut para mantan koruptor sebagai penyuluh anti-korupsi.

Advertisements

“Mati Ketawa ala Pimpinan KPK. Eks Koruptor direkrut utk jd Penyuluh,” kata Bambang, seperti dikutip LoncengNews.Com dari cuitan.

Hal ini berlawanan dengan sikap KPK yang berupaya untuk menyingkirkan pegawainya yang telah berjasa untuk memberantas korupsi justru disingkirkan melalui tes wawasan kebangsaan (TWK).

Baca Juga:  FKPT Jawa Timur Raih Rekor MURI Karya Video Moderasi Beragama Terbanyak

“Tapi, Insan KPK yg berjasa jebloskan koruptor justru di TWK kan & dihabisi,” sindir Bambang.

Bambang pun tak segan untuk menyentil sikap lembaga antirasuah tersebut.

“Apakah kita sdng ditinggikan-kedunguannya?” ujar Bambang.

Seperti dikutip dari Antara, Deputi Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Wawan Wardiana mengatakan bahwa pihaknya melakukan skrining untuk dapat menyeleksi napi korupsi yang hendak ditunjuk sebagai penyuluh anti-korupsi.

Adapun terdapat tujuh napi korupsi yang berhasil lulus skrining dan dinyatakan layak sebagai penyuluh anti-korupsi.

“Dari 28 (di lapas Sukamiskin) melalui beberapa tes, hanya empat orang yang memungkinkan karena ada juga yang ingin,” kata Wawan.

Baca Juga:  KPK Perpanjang Penahanan Mardani H. Maming

Wawan berharap agar para bisa narapidana koruptor yang terpilih itu bisa memberikan testimoni untuk dijadikan pelajaran bagi penyelenggara maupun masyarakat.

Adapun testimoni yang dimaksudkan wawan adalah terkait berbagi kisah kehidupan di penjara serta tahapan saat mereka menjadi narapidana kasus korupsi yang dinilainya sangat menyedihkan. (Della Devia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *