Iran Sebut ‘Kegagalan’ Militer AS di Afghanistan Sebagai Peluang Pulihkan Kehidupan dan Perdamaian

LONCENGNEWS.COM – Presiden Iran Ebrahim Raisi pada Senin mengatakan “kegagalan militer” Amerika Serikat (AS)di Afghanistan memberikan kesempatan untuk membangun perdamaian abadi di negara itu.

Advertisements

Para pejuang Taliban menguasai ibu kota Afghanistan, Kabul, pada Minggu, 15 Agustus 2021–menyusul kekalahan tentara Afghanistan yang didukung AS– ketika pasukan asing menarik diri dari Afghanistan.

Washington menuduh Iran di masa lalu memberikan bantuan rahasia kepada pejuang Taliban dalam melawan pasukan AS.

Baca Juga:  Militer AS Kirimkan Dua kapal Perang ke Laut Hitam Buat Turki Murka, Rusia Bilang Begini

Baca Juga: Jokowi Absen Isu Pemberantasan Korupsi dalam Pidato, Akademisi Sebut Indonesia Sedang Tak Baik-Baik Saja

Teheran, yang mendukung pemerintah Afghanistan yang inklusif untuk mencakup semua kelompok etnis dan sekte, telah membantah tuduhan itu.

Advertisements

“Kekalahan militer Amerika dan penarikannya harus menjadi kesempatan untuk memulihkan kehidupan, keamanan, dan perdamaian yang bertahan lama di Afghanistan,” kata Raisi seperti dikutip TV pemerintah Iran.

“Iran mendukung upaya untuk memulihkan stabilitas di Afghanistan dan, sebagai negara tetangga dan saudara, Iran mendorong semua kelompok di Afghanistan untuk mencapai kesepakatan nasional.”

Baca Juga:  Bertemu Presiden Zelenskyy di Jepang, Jokowi Ingin Jadi Jembatan Perdamaian Ukraina dan Rusia
Advertisements

Baca Juga: Segera Daftar, Kartu Prakerja Gelombang 18 Sudah Dibuka, Simak Syaratnya

Muslim Syiah Iran telah menjadi musuh Taliban Muslim Sunni garis keras selama beberapa dekade, tetapi selama beberapa tahun terakhir telah secara terbuka bertemu dengan para pemimpin Taliban.

Pada Juli, Teheran menjadi tuan rumah pertemuan perwakilan pemerintah Afghanistan saat itu dan komite politik tingkat tinggi Taliban.

Iran, negara penghasil minyak, merupakan tujuan bagi banyak warga Afghanistan yang mencari pekerjaan atau pergi menghindari perang.

Baca Juga:  China Ajak Pakistan dan Turki Dukung Kekuasaan Taliban di Afghanistan

Baca Juga: Jokowi Beri Intruksi Turunkan Harga Tes PCR, Begini Respon Iwan Fals

Iran pada Minggu pihaknya telah menyiapkan akomodasi di tiga provinsi untuk memberikan perlindungan sementara bagi warga Afghanistan yang pergi menyelamatkan diri dari negara mereka.

Tetapi dengan ekonominya yang tertekan oleh sanksi AS, Iran telah mendorong lebih dari dua juta lebih pengungsi Afghanistan yang tidak berdokumen dan lebih dari 800.000 yang terdaftar di Republik Islam itu untuk kembali pulang ke negara mereka.(MH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *