Israel Halangi Azan di Masjid Al Aqso

Israel menyabotase akses masuk menara masjid Al-Aqso dan memutus aliran Listrik. Sebelumnya Israel meminta petugas wakat untuk mematikan pengeras suara karena tentara-tentaranya ingin berdoa di tembok ratapan dan tidak ingin terganggu oleh suara azan. Namun, petugas wakaf menolak permintaan israel tersebut.

Advertisements

Dilansir CNN Indonesia bahwa pemerintah Yordania selaku pengawas Masjid Al Aqsa menyatakan bahwa sabotase akses menuju menara dan memutus aliran listrik oleh Israel adalah upaya menghalangi azan di Masjid Al Aqso.

Baca Juga:  Penerjunan dan Penerimaan KKN Kolaborasi #2 Jember

“[Pasukan Israel] memaksa masuk ke menara Masjid Al Aqsa setelah membuka kunci pintu dengan peralatan khusus, kemudian memotong kabel di menara utama masjid,” kata seorang pengelola Temple Mount di kompleks Masjid Al Aqsa, Sheikh Omar al-Kiswani, kepada Times of Israel.

Salah satu sumber dari Dewan Wakaf Yerusalem mengatakan kepada Arab News bahwa kejadian ini adalah kali pertama Israel berani melakukan sabotase seperti itu.

“Ini merupakan kali pertama sejak 1967, Israel menyabotase kunci pintu untuk memasuki menara dan memutus aliran listrik untuk pengeras suara. Mereka juga mengejar petugas wakaf yang menolak memenuhi permintaan mereka,” kata sumber itu.

Baca Juga:  Menguatkan Kapasitas Kader, IMM Cirendeu Selenggarakan Pendidikan Ideologi Ikatan 2023 RPK IMM Cirendeu
Advertisements

Melalui juru bicaranya, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas mempertimbangkan insiden itu sebagai kejahatan rasis.

“Ini adalah serangan rasis terhadap kesucian tempat-tempat suci dan kebebasan beribadah,” kata juru bicara Abbas, Nabil Abu Rudeineh, sebagaimana dilansir dari SINDONEWS.com

“Kebijakan seperti itu dapat mengubah konflik menjadi perang agama terbuka yang akan merusak perdamaian dan keamanan internasional—sesuatu yang akan menjadi tanggung jawab penuh Israel,” kata Abu Rudeineh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *