Juliari Batubara Terima Suap Rp32,482 Miliar, Ternyata 11 Pejabat Kemensos Ini Juga Nikmati Uang Korupsi Bansos

 

LONCENG NEWS – Mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara didakwa menerima uang suap dengan total sebesar Rp32,482 miliar dari sejumlah penyedia barang dalam pengadaan bansos sembako Covid-19 di wilayah Jabodetabek dari Kementerian Sosial (Kemensos) tahun 2020.

Advertisements

Uang sebesar Rp32,482 miliar yang diterima Juliari disebut tidak hanya dinikmati oleh Juliari seorang diri, namun juga dinikmati oleh para pejabat di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos).

Baca Juga:  KPK Ajukan Banding Atas Vonis 14 Tahun Penjara Rafael Alun, Ini Alasannya

Hal ini disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Muhammad Nur Azis saat membacakan surat dakwaan untuk Juliari Batubara di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu 21 April 2021.

“Selain diberikan kepada terdakwa, uang ‘fee’ tersebut juga diperuntukkan kepada sejumlah pihak,” kata Muhammad Nur Azis, dikutip dari Antara.

Pejabat Kemensos yang turut menikmati diperkirakan ada 11 orang, mulai dari Sekretaris Jendral (Sekjen) Kemensos Kepala Subdit Pencegahan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kemensos.

Berikut daftar pejabat yang menikmati uang suap bansos Covid-19:

1. Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono sejumlah Rp200 juta

2. Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Pepen Nazaruddin sejumlah Rp1 miliar.

3. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan bansos sembako COVID-19 pada Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos periode April-Oktober 2020 Matheus Joko Santoso sejumlah Rp1 miliar.

4. Kabiro Umum Kemensos sekaligus PPK pengadaan bansos sembako COVID-19 periode Oktober-Desember 2020 Adi Wahyono sejumlah Rp1 miliar.

5. Kepala Biro Kepegawaian Kemensos Amin Raharjo sejumlah Rp150 juta)

Baca Juga:  Relawan Deklarasikan Anies Baswedan Sebagai Capres 2024, Wakil Gubernur DKI Menanggapi Seperti Ini

6. Anggota tim teknis Rizki Maulana sejumlah Rp175 juta

7. Anggota tim teknis Robin Saputra sejumlah Rp200 juta

8. Anggota tim teknis Iskandar Zulkarnaen sebesar Rp175 juta), 9. Anggota tim teknis Firmansyah sejumlah Rp175 juta

10. Yoki sejumlah Rp175 juta

11. Kepala Subdit Pencegahan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) Kemensos Rosehan Asyari atau Reihan senilai Rp150 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *