Klaim Punya Kentut Penyembuh, Pastor Ini Kentuti Muka Jamaatnya untuk Datangkan Energi Baik

LONCENGNEWS.COM – Salah seorang pastor di Afrika Selatan bernama Christ Penelope mengklaim dirinya memiliki “kentut penyembuh”.

Advertisements

Pastor Penelope ini dengan percaya diri mengentuti para jamaat gereja untuk memulihkan masalah yang diderita baik fisik maupun spiritual.

Menurut Penelope, dia sengaja kentut agar mendatangkan energi baik, bahkan kentutnya pun diklaim dapat memberi keajaiban.

Tidak hanya itu, Penelope menyebut kentutnya mujarab apabila didekatkan ke hidung pasien, hal itu menurutnya “kekuatan penyembuh” dalam kentutnya bisa menghampiri mereka dan cepat sembuh.

Baca Juga:  Sekutu Putin Ini Sebut Rusia Akan Keluar Sebagai Pemenang, Tak Terkalahkan

Sebagaimana dilansir India.com pada Rabu, 31 Agustus 2021, saking ramainya pengobatan kentut ala pastor itu, ada yang sampai membuat janji sejak dua bulan lalu demi dikentuti Penelope.

Advertisements

Kabarnya, para jemaah sampai membawa kotak dari rumah, untuk menampung “kentut penyembuh” milik Penelope.

“Ini menunjukkan kuasa Tuhan. Sama seperti ketika Dia menidurkan Adam, dan mengambil tulang rusuk dari tubuhnya,” kata Penelope kepada Drum.

Usai pengobatan menggunakan kentut ini viral, banyak pastor yang geram dan bahkan mengecam karena menilai tindakan yang dilakukan Penelope itu tidak elok.

Bagaimana tidak, dalam proses pengobatannya itu, si pastor duduk di atas wajah jemaatnya meski itu untuk penyembuhan sekalipun.

“Ini salah. Tidak ada ceritanya Tuhan duduk di wajah sesorang dan menyembuhkan mereka,” kata Pastor Jacob Sibiya dari Kagiso.

Menurutnya kepada harian Afrika Selatan Daily Sun, para pendeta seharusnya mempraktikan apa yang ada di Alkitab.

Baca Juga:  Militer AS Kirimkan Dua kapal Perang ke Laut Hitam Buat Turki Murka, Rusia Bilang Begini

Mendengar itu. Penelope menjawab enteng. “Saya tidak kentut di depan mereka. Saya menyembuhkan mereka.”(MH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *