Menkes Budi Sebut Covid-19 Akan Bertahan 5-10 Tahun ke Depan: Tidak Akan Hilang dengan Cepat

LONCENGNEWS.COM – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menilai Covid-19 akan bertahan hingga 5 samapi 10 tahun ke depan.

Advertisements

Status pandemi menurut Menkes Budi bisa berubah menjadi endemi. Hal ini menurut Menkes Budi, Covid-19 tidak akan hilang dengan cepat.

Oleh sebab itu, Menkes Budi menyebut fokus Kemenkesbukan menghapus pandemi tapi bagaimana mengendalikan Covid-19 dengan kapasitas pelayanan kesehatan yang tersedia.

Baca Juga: Megawati Saat Pidato HUT RI Ke-76: Dulu PDI Perjuangan Disebut Partai Sandal Jepit, Sekarang…

“Karena pandemi ini tidak akan hilang dengan cepat mungkin akan berubah menjadi epidemi dan kita hidup dengan mereka selama 5 tahun bisa 10 tahun, bisa juga lebih lama,” kata Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2022 secara virtual, dikutip dari Pikiran Rakyat, Selasa, 17 Agustus 2021.

Baca Juga:  Mengejutkan, Deddy Corbuzier Ungkap Hampir Meninggal Karena Covid-19, Paru-parunya Rusak 60 Persen
Advertisements

Menkes Budi lantas meminta masyarakat agar mampu merubah perilaku mereka dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Bahkan menjadikan hal itu bagian kenormalan baru oleh masyarakat Indonesia.

Menurut Menkes Budi, jika pandemi ini berubah menjadi epidemi, maka strategi terakhir yang akan digunakan adalah strategi defensif atau strategi kepepet dengan mempersiapkan rumah sakit.

Baca Juga: Merusak Fasilitas Kampus, 5 Mahasiswa IAIN Madura Ditahan di Mapolres, Begini Komentar Rektor Kosim

Baca Juga:  Sebut KPK Tak Akan Berhasil Tangkap Harun Masiku, Demokrat Ungkap Pihak ini yang Bisa Pulangkan Sang Koruptor

Namun, lanjut Menkes Budi, jika sudah sampai ke tahap tersebut artinya sudah terlambat karena strategi perubahan perilaku dan strategi vaksinasi kurang keras dan kurang cepat dilakukan.

Setelah pasien masuk rumah sakit hanya memiliki dua kemungkinan, yakni selamat atu tidak. Pasalnya ketika masuk ke rumah sakit itu artinya harus disiapkan kamar, obat-obatan, dan tenaga kesehatan.

“Ini adalah strategi terakhir apakah pasiennya bisa selamat atau tidak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, tahun depan di tahun 2022 fokus Kementerian Kesehatan adalah bagaimana menerapkan protokol kesehatan yang dibantu teknologi dan informasi untuk memastikan bahwa aspek ekonomi dan kesehatan bisa berjalan bersama-sama.

Baca Juga: Iran Sebut ‘Kegagalan’ Militer AS di Afghanistan Sebagai Peluang Pulihkan Kehidupan dan Perdamaian

Bagaimana kehidupan masyarakat di sisi ekonomi bisa sama normalnya dengan sisi kesehatan tanpa takut menimpa yang lainnya.

Baca Juga:  Firli Bahuri: Jadikan Korupsi Sebagai Musuh Bersama, Seperti Melawan Covid-19

Strategi deteksi harus lebih sering melakukan testing sehingga kalau ada yang terpapar harus bisa cepat melakukan tracing dan isolasi.

Sebelumnya, Budi Gunadi menyebutkan bahwasanya dirinya sebagai Menteri Kesehatan memiliki tugas untuk mendampingi para pelaku ekonomi, termasuk para pengelola pusat-pusat perbelanjaan di Jakarta dan di kota-kota lain untuk menyusun protokol kesehatan Covid-19 yang baik dan benar itu seperti apa.

Budi menyampaikan, kalau pihak pengelola mall mau mallnya berjalan seperti di era normal maka protokol kesehatan Covid-19 harus dibuat bersama.

Tujuannya agar masyarakat yang mau berbelanja merasa aman meski Pandemi Covid-19 sekarang belum usai.

“Kalau mau hidup sehat Kita bikin bersama protokol kesehatannya sehingga orang yang beraktivitas di mall tidak merasa ada ancamannya,” kata dia.(MH) [masterslider id=”2″]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *