Pemerintah Diminta Tak Naikkan Harga BBM-Listrik, Pengamat: Menambah Beban Rakyat Kecil

LONCENGNEWS.COM – Pemerintah diminta agar tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), elpiji, dan tarif listrik karena dinilai akan menyulut inflasi.

Advertisements

Hal ini disampaikan oleh pengamat Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi. Jika terjadi inflasi menurutnya, harga kebutuhan pokok akan melambung sementara daya beli konsumen menurun.

“Dampak penaikan harga BBM, elpiji, dan tarif listrik, menurunkan daya beli dan menambah beban rakyat miskin semakin berat,” kata Fahmy dalam keterangan yang dikutip dari Antara, Jumat, 15 April 2022.

Baca Juga:  25 Lowongan Kerja DPR RI: Kuota Penerimaan 350 Orang, Ini Syarat Rekrutmen

Fahmy menyampaikan rencana kenaikan harga komoditas adalah kebijakan yang ironis karena rakyat miskin yang tidak pernah membeli BBM dan elpiji tiga kilogram, lantaran tidak memiliki kendaraan bermotor dan kompor gas harus ikut menanggung beban kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok.

Apabila wacana penyesuaian harga komoditas BBM, elpiji, serta tarif listrik betul terjadi, maka keputusan itu mencederai tuntutan mahasiswa yang menginginkan adanya penurunan harga BBM dalam aksi unjuk rasa pada 11 April 2022 lalu.

Menurutnya, pemerintah seharusnya berpihak terhadap kepentingan rakyat bukan berpihak kepada kepentingan korporasi perusahaan minyak dan gas bumi (migas).

“Ada banyak strategi yang bisa digunakan untuk meringankan beban APBN akibat kenaikan harga minyak dunia tanpa harus menaikkan harga BBM, elpiji, dan tarif listrik, salah satunya merelokasi dana windfall dari peningkatan harga batu bara dan dana kenaikan PPN uang diberlakukan per 1 April 2022,” kata Fahmy.

“Kalau masih kurang, anggaran pembangunan Ibu Kota Negara bisa digunakan lebih dulu untuk menambal subsidi kepada rakyat,” tambahnya.

Lebih lanjut Fahmy memohon kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak menaikkan harga BBM, elpiji, dan tarif listrik sepanjang 2022.

Baca Juga:  Lowongan Kerja PT Petrosea, Coba Yuk Lamar di Perusahaan Pertambangan ini: Graduate Development Program 2024

Selain itu ia juga meminta presiden untuk menertibkan menteri-menteri supaya tidak membuat pernyataan di publik terkait wacana kenaikan harga komoditas strategis, termasuk BBM, elpiji, dan tarif listrik.

Kegaduhan yang timbul dari rencana penaikan harga komoditas tersebut bisa memicu kepanikan berbelanja dan kelangkaan produk di pasaran, serta berdampak serius terhadap kondisi sosial-ekonomi rakyat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *