Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM), Mengenal Kota Bersejarah Melalui Cagar Budaya

LONCENGNEWS.COM-Kota Medan adalah kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya, Medan menjadi satu-satunya kota terbesar di luar pulau Jawa, Kota Medan sebagai gerbang Indonesia di bagian barat yang dihubungkan dengan keberadaan pelabuhan Belawan dan Bandar Udara Internasional Kualanamu, Kota Medan berbatasan langsung dengan Selat Malaka, maka tidak heran jika kota Medan menjadi kota perdagangan dan industri nasional maupun internasional.

Advertisements

Kota Medan memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, dibuktikan dengan adanya beberapa cagar budaya dan bangunan-bangunan bersejarah di beberapa sudut kota, hal itu menunjukkan bahwa sejarah kota Medan pernah diwarnai hadirnya imigran imigran mancanegara dengan berbagai kepentingan,

Saya Amiruddin, Salah satu dari ribuan mahasiswa yang mendapatkan kesempatan untuk Datang secara langsung ke tempat-tempat bersejarah di kota Medan, Banyak sekali pesan dan kesan yang harus disampaikan namun tidak semua dapat diuraikan dalam catatan kecil ini, Selain

Baca Juga:  Israel Halangi Azan di Masjid Al Aqso

Rumah Tjong A Fie.

Memasuki halaman rumah bersejarah ini, salah satu mentor Nusantara menuturkan; Rumah ini Adalah salah satu peninggalan dari orang pertama Tionghoa yang kaya raya di kota Medan, Ia juga merupakan Saudagar kenamaan yang kontribusi terhadap kemajuan kota Medan Tidak diragukan lagi, Tinggal di rumah itu sekitar tahun 1860-1921,  terletak di Jalan Ahmad Yani Nomor 105.

Advertisements

Arsitektur di dalamnya Memang terlihat kuat namun sangat memiliki keunikan dan arti, Selain memang desain yang sangat bagus juga memiliki nilai tersendiri, Pada sisi-sisi benda tertentu adalah asli yang digunakan oleh Tjong A Fie sendiri, banyak pula perabotan rumah yang didatangkan dari luar Negeri antara lain, Spanyol, Belanda dan Meksiko

Baca Juga:  Dinamika Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional “Jakarta Internasional Stadium”

Bukan hanya menarik wisatawan biasa namun juga beberapa pejabat negara telah berkunjung rumah Tjong A Fie tersebut, Sebut saja Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif, Bapak Doktor Salahuddin Uno. Tentu sebagai warisan budaya pemerintah daerah juga perlu memperhatikan dan merawatnya, Sehingga rumah bersejarah  tetap terjaga kelestarian dan nilai-nilai budayanya.

Gedung Warenhuis

Salah satu gedung bersejarah di kota Medan, kabarnya konon menjadi supermarket pertama yang Berada di kota Medan, Satu hal yang menarik dari gedung ini adalah didalamnya tidak terlihat sama sekali tentang miniatur supermarket nya, Bahkan di tengah gedung ini juga terdapat sebuah lubang gua yang kabarnya menghubungkan ke Masjid Raya kota Medan.

Pada beberapa tahun sebelumnya, tempat ini terkenal dengan Hal-hal yang Tidak enak didengar di telinga kita, namun setelah walikota Medan, yaitu Bobby Nasution terpilih gedung Warenhuis Diambil pemerintah daerah untuk dijadikan sebagai cagar budaya yang memiliki Catatan sejarah tersendiri.

Gedung Bank Indonesia

Gedung bersejarah di kota Medan salah satunya adalah gedung Bank Indonesia, yang arsitekturnya mirip dengan bangunan Bank Indonesia yang berada di Batavia (Jakarta, Kotu). Gedung Bank Indonesia dibangun pada tahun 1906 oleh salah satu arsitek Belanda Hulswit, Fermost dan Cuypers.

Baca Juga:  Jaga Bumi Agar Bumi Tetap Jaga Kita

Tentu banyak sekali peninggalan gedung-gedung bersejarah di kota Medan, dan ini saya rasa hanya sebagian kecil di seluruh penjuru sudut negeri, Perlu kita jadikan bahan kajian yang bisa tentang Pendirian hingga perawatan sampai proses-proses aktivitas yang dilakukan di gedung-gedung tua tersebut.

Sebagai mahasiswa yang mendapatkan kesempatan belajar, datang langsung dan menelaah bangunan-bangunan tua tersebut, Juga telah saatnya pula mahasiswa mengingat, menyampaikan dan menuliskan sebagai bagian dari penyampai pengetahuan di era globalisasi ini,  terhadap masyarakat dan yang belum mendapatkan kesempatan dalam hal berkunjung langsung.

Tentu hal ini bagi saya pribadi sangat berarti, Banyak ribuan mahasiswa Berkeinginan Mendapatkan kesempatan langsung, namun banyak pula yang tidak terwujud, Oleh karenanya tidak ada dan tidak harus ada waktu yang tersia-sia sedikipun.

 

Amir Jibriel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *