Dikirimi surat pemecatan dari KPK, Giri Suprapdiono: Bukan Sebagai Penerimaan, Tapi Alat Perlawanan Kedzaliman

LONCENGNEWS.COM Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengirimkan surat tanda terima pemecatan kepada Mantan Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti-Korupsi, Giri Suprapdiono.

Advertisements

Surat Keputusan Nomor. 1327 Tahun 2021 itu berisikan mengenai Giri Suprapdiono yang tidak lagi menjadi bagian dari pegawai KPK.

Giri Suprapdiono pun tak sungkan membagikan unggahan foto surat kepemecatan dari lembaga antirasuah itu melalui akun Twitter pribadinya @girisuprapdiono pada Jumat, 17 September 2021.

Baca Juga:  Peran Santri Hadapi Ancaman Isu Islamophobia yang Kian Marak, Wakil Ketua DPR RI:  Islam Menjadi Solusi, Bukan Beban Sejarah Peradaban 

Giri Suprapdiono menilai jika dirinya menerima surat tanda terima bukan berati menerima pemecatan, melainkan sebagai alat perlawanan dalam melawan kedzaliman yang dilakukan oleh para penguasa.

“Ah gini saja ya….Tanda terima ini bukan sebagai bentuk penerimaan saya untuk dipecat, tetapi sebagai alat perlawanan saya melawan KEDZALIMAN,” ujar Giri Suprapdiono, seperti dikutip LoncengNews.Com dari cuitannya.

Advertisements

Seperti yang diberitakan, KPK telah secara resmi melengserkan 56 pegawai yang gugur dalam tes wawasan kebangsaan untuk pengalihan status Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga:  Sampaikan Dukacita ke Korban Gempa Malang, Jokowi juga Ingatkan bahwa Indonesia Berada di Zona Ring of Fire

Adapun pemecatan pegawai KPK akan secara efektif dilakukan mulai 30 September 2021 mendatang.

Pengumuman terkait pemecatan terhadap 56 pegawai di bawah kekuasaan pimpinan Ketua KPK Firli Bahuri itu telah disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, pada Rabu, 15 September 2021 silam.

“Memberhentikan dengan hormat kepada 51 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat per tanggal 30 September 2021,” tutur Alexander Marwata.

Kendati demikian, para pemberantas koruptor yang dilengserkan itu telah mendapatkan dukungan penuh dari Netizen.

Jokowi ngomongnya akan memperkuat KPK. Tapi kenyataannya malah meperlemah KPK.  OMONGAN BERBANDINGVTERBALIK DENHAN KELAKUAN,” tutur @akun_kda.

Baca Juga:  COMING SOON! WEBINAR NASIONAL CAREER

Tetap kuat, maju terus lawan kesewenangan!” tutur @MKA77217578.

Entah apa yg difikirkan oleh orang-orang ini. Setau saya bila memang jujur dan berintegritas maka akan tetap berada pada tempat yg tepat. Semoga berhentimu menjadi abdi negara menjadi pelajaran untuk dirimu d,” tutur @kafaa01. (KY) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *