Rizal Ramli Sebut DPR Sudah Lumpuh dan Pro Oligarki: Tidak Akan Bela Rakyat

LONCENGNEWS.COM – Ekonom senior Rizal Ramli memberikan komentar perihal polemik kritik masyarakat terhadap pemerintah dengan menggunakan mural.

Advertisements

Menurut Rizal Ramli, kritik menggunakan mural adalah jalan pengganti dari para anggota dewan yang semestinya menyuarakan hak rakyat.

Sudah harusnya gagasan dan suara dari masyarakat disampaikan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Namun, menurut Rizal Ramli DPR saat ini sudah lumpuh.

Mereka lanjut Rizal Ramli, sudah bersatu-padu dengan pemerintahan dan mendukung oligarki di Tanah Air.

Baca Juga:  Terkuak, Ternyata Ini Alasan Eks Kapolres Jakarta Pusat Tidak Bubarkan Acara Pernikahan Putri Habib Rizieq

“Dalam negara demokrasi, gagasan dan suara kegelisahan itu seharusnya disalurkan lewat DPR,” kata Rizal Ramli dalam cuitannya, Minggu, 22 Agustus 2021.

Advertisements

“Tapi DPR nya sudah ‘bersatu-padu’ dengan eksekutif dalam ‘kesatuan pro-oligarki’, tidak akan membela rakyat. Maraknya mural adalah sebagai pengganti DPR yg lumpuh,” imbuhnya.

Seperti diketahui, belakangan ini masyarakat memberikan kritik terhadap pemerintah menggunakan mural.

Mural 404:NOT FOUND di Tangerang menjadi salah satu bentuk kritik masyarakat. Namun mural tersebut dihapus karena dianggap menghina lembaga negara oleh kepolisian.

Baca Juga:  Survei: Partai Demokrat Salip Golkar, PSI Berpeluang Jadi Kuda Hitam

Tidak hanya dihapus, pihak kepolisian juga memburu para pembuat mural tersebut, bahkan disebut bisa dipidanakan.

Selain mural 404:NOT FOUND, mural ‘Tuhan Aku Lapar’ dan ‘Dipaksa Sehat Di Negara yang Sakit’ juga dihapus oleh aparat kepolisian.

Sikap kepolisian tersebut justru mendapat pembelaan dari pemerintah, bahkan mereka memberi umpatan kepada pembuat mural.

Salah satunya datang dari Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin. Dia mengatakan bahwa pembuat mural tersebut adalah warga dengan kelas kambing.

“JOKOWI, dilukis. (Mural 404:Not found) ini ada pasal penghinaan di KUHP 310 (2) tapi ada pengamat berwatak kadal kadrun bilang ini kebebasan berekspresi OMG,” kata Ngabalin dalam cuitannya beberap waktu lalu.

Baca Juga:  Timnas AMIN Apresiasi Penggemar K-Pop Soal Iklan Videotron Anies Baswedan: Corak Baru Demokrasi Kreatif dan Bermutu

“Hanya warga negara kelas kambing yg tdk punya peradaban, menghina Kepala Negara.#JokowiAdalahKita,” imbuhnya.(MH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *