Sebut KPK Tak Akan Berhasil Tangkap Harun Masiku, Demokrat Ungkap Pihak ini yang Bisa Pulangkan Sang Koruptor

LONCENGNEWS.COM – Polemik atas kelanjutan status pengejaran buronan Harun Masiku hingga saat ini belum menemukan titik terang.

Advertisements

KPK yang mengaku memiliki kendala untuk menangkap buronan Harum Masiku itu rupanya telah menarik perhatian Politisi Partai Demokrat Andi Arief.

Dalam hal ini, Andi Arief mengatakan upaya KPK untuk menangkap Harun Masiku yang bersembunyi di luar negeri merupakan hal yang sia-sia untuk dilakukan.

Melalui cuitan akun Twitter pribadinya @Andiarief__ pada Rabu, 25 Agustus 2021, Andi Arief memberikan tanggapan atas polemik pengejaran Harun Masiku tersebut.

Baca Juga:  Dipecat dari KPK, Novel Baswedan: Berjuang Mementingkan Negara Kemudian Dihabisi, Dilukai

“KPK gak mungkin bisa melakukan itu. Banyak keterbatasan,” kata Andi Arief, seperti dikutip LoncengNews.Com  dari cuitannya.

Advertisements

Lantas dirinya menyebutkan sejumlah lembaga negara yang bisa membawa pulang tersangka Harun Masiku ke Tanah Air.

“Siapa yang bisa menangkap Harun Masiku di Luar negeri? Menkopolhukam, Deplu, dan kepolisian,” ujarnya.

Andi Arief pun mencoba membandingkan dengan kasus korupsi yang telah menyeret eks Bendum Demokrat Demokrat, Muhammad Nazaruddin dan Nunun Nurbaeti yang bisa ditangkap meski berada di luar negeri.

Baca Juga:  KPK Perpanjang Penahanan Mardani H. Maming

Menurut Andi Arief, penangkapan Muhammad Nazaruddin dan Nazaruddin itu bisa dilakukan karena tak lain karena adanya peran negara.

Dalam cuitan, Andi Arief juga menyinggung nama Sekretaris Jenderal (Sekjend) PDIP, Hasto Kriatiyanto.

“Nazarudin dan Nunun bisa ke pangkuan ibu pertiwi karena peran negara. Tapi apa mungkin mengorbankan Hasto Sekjen PDIP?,” tutur Andi Arief.

Andi Arief mengatakan bahwa kasus tersebut merupakan hal yang sangat menarik untuk diangkat oleh mahasiswa S1 jurusan FISIP sebagai bahan skripsi.

“Kecurangan Pemilu, Hasto Sekjen PDIP dan kepulangan Harun Masiku sangat menarik untuk dijadikan tema skripsi mahasiswa S1 fisip,” tuturnya.

Baca Juga:  Jubir PA 212 Haikal Hassan Akan Diperiksa Polisi Soal Mimpi Bertemu Rasulullah Jumat Lusa

Seperti dikutip dari Antara, KPK mengaku mengalami kesulitan untuk melacak keberadaan Harun Masiku akibat pandemi Covid-19, sehingga proses penangkapan menjadi terkendala.

Bahkan Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto menyatakan sangat nafsu untuk segera melakukan penangkapan terhadap Harun Masiku.

“Saya sangat nafsu sekali ingin menangkap,” ujar Karyoto dalam keterangan.

Harun Masiku diketahui telah ditetapkan sebagai tersangka karena telah terbukti menerima kasus kasus dugaan suap terkait penetapan Anggota DPR RI terpilih Tahun 2019-2014.

Bahkan, Harun Masiku telah masuk ke dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak Januari 2020 silam.*** (Della Devia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *